Perancangan Ensiklopedia Visual “Dpazl” sebagai Media Pembangun Awareness terhadap Eksistensi Kelompok Elit Illuminati

Sebuah Abstraksi Tugas Akhir
Untitled-1

Disadari atau tidak, globalisasi – bersamaan dengan begitu mudah dan cepatnya arus informasi melalui berbagai sarana teknologi – mempengaruhi masyarakat untuk berperilaku konsumtif. Setiap saat, masyarakat bisa mengakses informasi apapun melalui hampir semua media yang bahkan ada dalam genggaman tangannya. Umumnya, globalisasi lebih dikenal membawa dampak positif. Namun pengetahuan yang setengah-setengah menutupi urgensi dari dampak negatif yang lebih signifikan. Seperti misalnya disorientasi, atau krisis sosial-budaya dalam masyarakat, serta yang paling penting, semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme bahkan hedonisme yang dewasa ini, tidak hanya terjadi di perkotaan, tapi dapat dikatakan merambah hampir seluruh masyarakat  di Indonesia, sebagai negara dengan jumlah umat Muslim terbanyak di dunia.

Berkembangnya jenis dan pilihan produk berbanding lurus dengan gaya hidup konsumtif yang menurut KBBI, merupakan paham yg menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan sebagainya. Padahal, selain makin banyaknya produk-produk sekunder bahkan tersier diluar kebutuhan yang dibeli masyarakat, mereka juga tidak sadar bahwa penggunaan uang kertas yang tidak bijak akan membawa lebih banyak dampak buruk. Masyarakat mayor tidak tahu dan cenderung tidak peduli terhadap sistem uang/ perbankan dewasa ini yang tidak lepas dari Riba. Bagaimana sistem tersebut diciptakan, mengapa emas sebagai alat tukar digantikan dengan uang kertas, mengapa terus-menerus terjadi inflasi, dan yang paling penting, untuk siapa uang mereka dibelanjakan, adalah hal-hal yang luput dari perhatian 88% populasi Indonesia yang beragama Islam.

Disamping Freemasonry; Globalisme, Komunisme, Pluralisme, Sosialisme, Liberalisme, Feminisme, Zionisme, dan Neo Konservatisme, adalah kemasan dan “make up” para elit Illuminati dalam mewujudkan satu tujuan, “Novus Ordo Seclorum”, bahasa latin yang berarti “Orde Baru (yang) Sekuler”, yang lebih dikenal sebagai “New World Order”, tatanan dunia baru yang memisahkan agama dari kehidupan, atau singkatnya, dunia tanpa Tuhan. Dalam beberapa agama, hal ini merupakan tanda-tanda berakhirnya dunia, dan  mereka berusaha mewujudkan itu dengan berbagai cara yang tidak banyak disadari oleh dunia, mulai dari hiburan seperti pop-culture, musik, film, pornografi dan industri sejenis, lalu pemikiran, gaya hidup dan gerakan-gerakan/ organisasi menyimpang, konspirasi, hingga yang paling dekat dengan masyarakat saat ini, yakni produk-produk konsumtif, mulai dari produk-produk high-involvement, Kuadran I seperti barang-barang teknologi dan gaya hidup, hingga produk low-involvement, Kuadran 4 yang dikonsumsi setiap hari, seperti alat-alat mandi, makanan, dan yang teparah, rokok. Tidak banyak yang sadar bahwa darisitulah dana perang yang begitu besar terhadap saudara-saudara kita di Timur Tengah dikumpulkan kelompok pemuja setan tersebut.

Sebenarnya, pengetahuan dan teori mengenai Illuminati dan agenda-agenda mereka sudah diterbitkan dan dapat dibeli di toko-toko buku. Namun lagi-lagi, pengetahuan yang setengah-setengah dan topik-topik yang lebih banyak beredar selama ini lewat internet dan mulut ke mulut, membuat masyarakat Indonesia khususnya, tidak terlalu menganggap serius dan tidak jarang yang mempercayainya sebagai Hoax. Dpazl adalah sebuah Ensiklopedia Visual yang pada titik awal akan berbentuk buku berisi ilustrasi dan infografis yang seperti namanya, berkonsep dari potongan-potongan puzzle yang disatukan. Strategi Illuminati dalam “bersenjatakan” kotak yang ada di setiap rumah, yakni televisi, merupakan alasan kenapa buku dipilih sebagai media perancangan ini, karena, buku dapat berdiri sendiri dan dapat diperlihatkan ke lebih banyak segmen dan lebih banyak orang di Indonesia dibandingkan dengan media digital. Meskipun visualisasi dan gaya komunikasi akan disesuaikan dengan segmen utama yakni secara umum generasi muda di atas 20 tahun, namun dengan media buku Ensiklopedia Visual, target utama dapat membagi informasi ke orang lain dengan buku tersebut sebagai representasi fisik yang maksimal. Ensiklopedia ini akan disajikan dengan mengkorelasikan kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap dunia pada umumnya, dan umat Muslim khususnya.

Diharapkan, Ensiklopedia Visual Dpazl ini dapat memberikan pengetahuan, yang minimalnya adalah awareness, dan lebih jauh lagi, masyarakat Indonesia dapat memilah-milah kepada siapa uangnya dibelanjakan dan bahkan dapat menjadi masyarakat produktif, dalam rangka mewujudkan pribadi-pribadi yang mandiri dan independen.

Leave a Comment